Senin, 14 Desember 2009

Wajah Dekai

Banyak orang baru yang saya temui di Dekai (atau kebalik, justru saya yang orang baru kan? xixixi)
Beberapa orang sempat kefoto juga...antara lain pemuda ini.
Foto diambil saat saya sedang makan siang di warung langganan. Tiba-tiba ada sekeluarga babi melintas depan warung, langsung saja saya mulai memotret babi-babi itu.Saat memotret, pemuda itu tiba-tiba muncul, menangkap seekor anak babi, dan berkata;"Om, foto babi ini dengan saya saja". hehehe... ini hasilnya

Pertemuan dengan pemuda berikut ini, saat saya sedang asli menungging di tengah jalan raya Dekai, untuk memotret pantulan langit senja di genangan air. Saat tengah sibuk mencari sudut yang pas, tiba-tiba bayangan langit menghilang ditutupi bayangan kaki diikuti suara;"Om, foto apa di becek-becek?" wkwkwk... Saya segera mengangkat wajah untuk melihat asal suara tadi. Melihat tampangnya yang penasaran dengan kamera, segera saya menawarinya untuk dipotret. Pemuda ini segera mengambil posisi 'gaya menyamping' dengan latar belakang langit senja (menurut saya pemuda ini cukup photogenic..)

Wajah ketiga dipotret saat saya sedang menunggu teman lainnya di warung di pelabuhan sungai. Wajah bocah ini tapka seperti memakai semacam bedak. Dia tidak pernah berbicara kepada saya, duduk sendiri dan menatap kami yang sedang asyik ngobrol. Saat saya ajak bicarapun dia hanya tersenyum, sama seperti ekspresinya saat difoto
Bocah terakhir difoto saat saya sedang memotret proses pangangkutan babi dari perahu. Wajah tirus seriusnya tampak 'sadis' sehingga membuat saya tertarik untuk memotretnya. Ekspresinya berubah menjadi riang dan terkikik ketika saya menunjukkan hasil foto wajahnya dari kamera

Tidak ada komentar: